Dayadigital.id, Makassar – Dengan memasuki periode musim hujan yang ditandai peningkatan curah hujan dan kelembapan tinggi, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Kondisi lingkungan hujan-lebat dan lembap memicu pertumbuhan virus, bakteri, dan vektor penyakit seperti nyamuk, serta menurunkan daya tahan tubuh manusia.
Beberapa penyakit yang sering muncul di musim hujan antara lain:
-
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA, seperti flu, batuk pilek)
-
Diare dan gangguan pencernaan akibat air tercemar
-
Penyakit vektor seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Leptospirosis yang memanfaatkan genangan air sebagai tempat berkembang biak nyamuk atau bakteri.
Untuk itu, berikut rekomendasi tujuh langkah yang dapat diambil masyarakat agar tetap sehat saat musim hujan:
-
Perkuat sistem imun tubuh
Konsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin C, D, seng, antioksidan. Hindari konsumsi gula, garam dan minyak berlebih.
Lengkapi tidur 7–9 jam per malam dan lakukan olahraga rutin meski cuaca kurang mendukung. -
Cukupi asupan cairan tubuh
Meskipun udara dingin atau hujan, kebutuhan hidrasi tetap penting. Kurang hidrasi dapat menurunkan daya tahan tubuh. -
Menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan
Cuci tangan dengan sabun secara rutin, terutama sebelum makan dan setelah aktivitas di luar ruangan.
Pastikan rumah dan lingkungan terhindar dari genangan air yang menjadi sarang nyamuk. Terapkan gerakan seperti 3 M (Menguras, Menutup, Mengubur) untuk mencegah DBD. -
Gunakan pakaian dan perlengkapan yang tepat
Siapkan payung atau jas hujan saat bepergian. Jika basah kehujanan, segera ganti pakaian agar suhu tubuh tidak terpengaruh. -
Aktivitas fisik & bergerak aktif
Hindari alasan “musim hujan” menjadi alasan berhenti bergerak. Olahraga ringan atau aktivitas dalam ruangan tetap dapat meningkatkan sirkulasi darah dan daya tahan tubuh. -
Perhatikan ventilasi dan kelembapan dalam ruangan
Udara lembap dapat mempercepat penyebaran kuman dan virus. Buka jendela secara berkala, jaga kebersihan ruangan agar tidak lembap. -
Waspadai gejala penyakit dan segera konsultasi
Jika muncul gejala seperti batuk berkepanjangan, demam tinggi, diare berat, maka segera mencari layanan kesehatan. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan terlambat.
Memasuki musim hujan bukan berarti berhenti beraktivitas; justru kewaspadaan terhadap faktor-risiko kesehatan harus ditingkatkan. Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana namun konsisten, masyarakat dapat menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta menjalankan aktivitas harian dengan aman dan produktif.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Kantor Kesehatan (Dinas/Kabupaten/Kota) setempat atau mengunjungi situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

