Dayadigital.id, Makassar – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar kembali bekerja sama dengan Bank Mandiri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Parkir Tahap II. Kegiatan ini berlangsung di Bank Mandiri Region X Sulawesi & Maluku, Selasa, 23 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya mendorong sistem parkir yang lebih modern di Kota Makassar.
Bimtek tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Parkir Makassar, pimpinan Bank Mandiri, perwakilan Wali Kota Makassar, Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Polrestabes Makassar, serta para juru parkir yang menjadi peserta kegiatan.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda berkelanjutan Perumda Parkir Makassar dalam mendukung program parkir digital melalui sistem pembayaran non tunai menggunakan Bayar by QRIS yang bekerja sama dengan Bank Mandiri.
“Bimtek ini memang sudah menjadi agenda Perumda Parkir Makassar. Kegiatan hari ini adalah yang kedua kami laksanakan di Bank Mandiri. Tujuannya untuk mendorong perubahan sistem pembayaran parkir dari tunai ke non tunai, yang tentu membutuhkan waktu dan proses,” ujar Adi Rasyid Ali yang akrab disapa ARA.
Ia mengakui bahwa dalam penerapan di lapangan masih terdapat berbagai dinamika, baik dari sisi juru parkir maupun pengguna jasa parkir. Ada kalanya jukir siap menerima pembayaran tunai, sementara pengendara memilih non tunai, atau sebaliknya.
“Karena itu, kami mengadakan Bimtek ini agar jukir siap dan memahami dua sistem pembayaran tersebut. Intinya, masyarakat diberikan pilihan dalam melakukan pembayaran parkir,” jelasnya.
Pada Bimtek Tahap II ini, peserta berasal dari juru parkir yang bertugas di Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Ujung Pandang. Selain pembekalan teknis penggunaan QRIS, kegiatan ini juga menekankan pentingnya ketertiban jukir dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap para jukir semakin tertib, menggunakan rompi dan ID card resmi, serta mampu melayani pembayaran parkir non tunai sesuai pilihan pengendara,” tambahnya.
Perumda Parkir Makassar menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi dan pembinaan secara berkelanjutan, demi mewujudkan sistem parkir yang tertib, transparan, dan modern di Kota Makassar.

