Dayadigital.id, Makassar – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, hadir sebagai narasumber dalam Podcast Unhas TV yang digelar di Live Studio Unhas TV, Selasa (27/01/2026). Kehadiran ini menjadi ruang dialog untuk membahas arah dan strategi pengembangan pariwisata Kota Makassar ke depan.
Dalam perbincangan tersebut, Kadispar Hendra menegaskan bahwa pariwisata tidak hanya dimaknai sebagai destinasi wisata semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun identitas kota serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat dan wisatawan.
Ia menyampaikan bahwa Kota Makassar memiliki potensi pariwisata yang lengkap, mulai dari wisata bahari, budaya, sejarah, hingga kuliner. Potensi ini menjadi modal besar untuk membawa Makassar tampil di tingkat nasional bahkan global.
Pengembangan pariwisata, menurutnya, juga harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi mencakup kemudahan akses, kualitas fasilitas, atraksi wisata, sumber daya manusia, serta pelibatan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif guna menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.
Sektor gastronomi menjadi salah satu fokus strategis pengembangan pariwisata pada tahun 2026. Kadispar Hendra menilai gastronomi memiliki kekuatan budaya dan cerita yang khas. “Gastronomi itu bukan cuma enaknya makanan saja atau penyajiannya, tapi ada cerita di balik itu. Ada budayanya, ada tradisinya, kenapa sampai makanan itu ada,” jelasnya.
Selain itu, transformasi digital turut menjadi perhatian utama. Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Super App Lontara+ yang memudahkan masyarakat dan wisatawan mengakses informasi destinasi, event, hingga pemesanan tiket. “Lontara+ ini Makassar banget, karena yang ada di dalamnya adalah destinasi dan event yang ada di Kota Makassar yang mungkin tidak ada di aplikasi lain,” tambahnya.
Keberadaan Makassar Creative Hub (MCH) juga disebut sebagai penguat ekosistem ekonomi kreatif kota, menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku kreatif dan komunitas untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Di akhir sesi, Kadispar Hendra berharap pengembangan pariwisata dapat menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat agar Makassar semakin aman, ramah, dan mampu membuat wisatawan tinggal lebih lama untuk menikmati keindahan kota.

