Dayadigital.id, Makassar – Menjelang pelantikan resmi, Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan dibawah kepemimpinan Fadel Taupan Anshar mulai memanaskan mesin organisasi dengan menggelar agenda konsolidasi pengurus. Pertemuan tersebut berlangsung di Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Jalan Boulevard, Makassar, Rabu (04/03/2026) malam.
Konsolidasi ini diikuti sekitar 400 pengurus yang akan dilantik dalam waktu dekat. Agenda tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh struktur organisasi siap bergerak secara serentak setelah proses pelantikan resmi dilaksanakan.
Pelantikan pengurus DPD I KNPI Sulawesi Selatan sendiri dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026 di Hotel Claro Makassar. Kegiatan tersebut akan mengusung tagline “KNPI Satu, Pemuda Bersatu” sebagai semangat untuk memperkuat soliditas organisasi kepemudaan di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari kesiapan teknis pelantikan hingga pembagian atribut resmi pengurus. Konsolidasi ini juga menjadi forum koordinasi pertama yang mempertemukan seluruh jajaran pengurus DPD I KNPI Sulawesi Selatan.
Ketua DPD I KNPI Sulsel, Fadel Muhammad Taupan Anshar, menyebutkan bahwa konsolidasi ini merupakan momen penting bagi seluruh pengurus untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan roda organisasi.
“Ini tentu momen yang sangat berharga, apalagi momentumnya tepat di bulan suci Ramadan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa seluruh nama yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) dari DPP KNPI merupakan figur-figur yang siap bekerja dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh pengurus. “Ada total 400 pengurus. Setidaknya separuhnya aktif, organisasi sudah bisa berjalan dengan baik. Namun kalau semuanya aktif dan mengambil peran, tentu KNPI akan jauh lebih kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Erika Tansil, mengimbau seluruh pengurus untuk hadir dalam pelantikan mendatang. Ia menilai momentum tersebut merupakan momen penting untuk menunjukkan kebersamaan dan soliditas organisasi.
“Ini momen sakral. Saya harap kita semua hadir, bukan hanya sebagian. Suksesnya pelantikan ditentukan oleh kebersamaan kita,” ujarnya.

