Dayadigital.id, Makassar – Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Kerukunan Keluarga Purnabakti Kelautan dan Perikanan (KPKP) Sulawesi Selatan bersama sejumlah elemen lembaga pemerintah (Bulog, BI, Dharma wanita, Pelabuhan Perikanan Untia, camat dan lurah), TNI/ Polri, Ormas Nelayan (FKNN, DPD HNSI) Sulawesi menggelar Pasar Pangan Murah dalam bentuk Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Untia, Kota Makassar, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sehari menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI tersebut menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan akses pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus mempertegas kepedulian KKPKP terhadap masyarakat, khususnya warga pesisir dan keluarga nelayan.
Pasar Pangan Murah yang diisi oleh lembaga pemerintah, Koperasi dan UMKM perikanan yakni Perum Bulog, unit Dharmawanita, Perusahaan perikanan dari Pelabuhan Perikanan Untia, Koperasi Merah Putih, UMKM Shavanah serta beberapa UMKM lainnya, di kunjungi kurang lebih 500 orang konsumen hanya dapat berlangsung kurang lebih 4 jam, namun berhasil melakukan transaksi sebagai berikut :
1. Beras dari Bulog dan DW Ketahanan Pangan sebanyak 2,5 Ton.
2. Minyak Goreng sebanyak 100 Dos (@ 12 liter)
3. Gula Pasir 200 kg,
4. Tepung Terigu 100 Kg
5. Telur ayam 100 Rak
6. Bawang Putih 2 Kwintal
7. Bawang Merah 2 Kwintal
8. Ikan Segar beberapa jenis (Layang, kembung, Tongkol dan Bandeng) 2.000 kg
9. Tuna Frozen, Lele, Nila, Dan Bandeng Tanpa Duri sekitar 100 kg, serta,
10. Beberapa produk olahan siap saji
Kerja Kolaboratif yang kordinir oleh Pengurus KKPKP susel tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dalam menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya menyediakan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi menjadi momentum memperkuat hubungan antara masyarakat dengan berbagai lembaga yang memiliki perhatian terhadap sektor kelautan, perikanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Rizki Ernadi Wimanda, mengapresiasi pelaksanaan Pasar Murah Pangan di Kelurahan Untia.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan berbagai unsur merupakan bentuk konkret sinergi dalam menjaga keterjangkauan harga pangan dan daya beli masyarakat.
“Kegiatan pasar murah ini menunjukkan bahwa sinergi berbagai pihak sangat penting. Ketika pemerintah, lembaga, organisasi, koperasi dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya bisa dirasakan langsung, terutama dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Rizki.
Ia menilai keterlibatan masyarakat dan berbagai mitra menjadi modal penting untuk memperkuat upaya menjaga stabilitas pangan di daerah.
Ketua KKPKP Sulawesi Selatan Ir.H.A.CHAIRIL ANWAR, MM., mengatakan kegiatan merupakan bentuk nyata pengabdian lanjutan para Purnabakti Kelautan dan Perikanan setelah menyelesaikan perannya di pemerintahan, sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat, nekayan dan pesisir.
“Bagi kami, memperingati kemerdekaan bukan semata-mata dengan kegiatan seremonial. Tapi Kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Andi Chairil Anwar.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketika kita bersatu dan bergotong royong, kita dapat menghadirkan manfaat yang lebih besar. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada KC Bulog Makassar, Bank Indonesia, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Pelabuhan Perikanan Untia, DPD HNSI Sulsel, DPN FKNN, Kampung Nelayan Merah Putih Kelurahan Untia, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” tuturnya.
Antusiasme masyarakat dengan Pelaksanaan Pasar Murah Pangan di Untia dan peran berbagai pihak tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan transaksi pangan dengan harga terjangkau. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi dan kepedulian lintas sektor dalam menjawab kebutuhan
Melalui kegiatan tersebut, KPKP, Dharma Wanita, Pelabuhan Perikanan Untua, DPN FkNN, DPD HNSI Sulsel bersama seluruh lembaga terkait menunjukkan bahwa semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat diwujudkan melalui gotong royong, kepedulian dan aksi nyata untuk masyarakat.
Dari Kelurahan Untia, semangat kemerdekaan kembali ditegaskan: merdeka bukan hanya tentang bebas, tetapi juga tentang menghadirkan kesejahteraan dan manfaat bagi masyarakat.

