Dayadigital.id, Tanjungpinang — Komisi IX DPR RI melakukan peninjauan ke tambak udang milik PT Winwin Shrimp, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (22/04/2026).
Kunjungan Kerja Reses ini turut melibatkan mitra kerja seperti Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dalam rangka mendorong penguatan sektor perikanan sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, mendorong adanya sinergi antara sektor perikanan dengan program magang yang dimiliki Kemnaker. Menurutnya, sektor seperti tambak udang, pertanian, dan peternakan perlu mulai dilirik sebagai tempat pembelajaran bagi generasi muda.
“Mungkin ini bisa dikoordinasikan dengan Kemnaker melalui program magang. Anak-anak muda sekarang lebih banyak minat ke IT, padahal sektor seperti pertanian dan perikanan punya potensi besar. Ini bisa jadi cara untuk menarik minat mereka,” ujar Politisi Fraksi PKB ini.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan dunia pendidikan, khususnya bagi mahasiswa jurusan perikanan, agar dapat langsung terjun ke lapangan dan memperoleh pengalaman praktis.
Senada dengan itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih, berharap ke depan program magang tidak hanya terpusat di sektor formal seperti perhotelan atau perusahaan, tetapi juga menyasar sektor produktif berbasis sumber daya alam.
“Ke depan, magang tidak harus di hotel atau perusahaan. Bisa juga di tambak udang seperti ini. Anak-anak kita perlu lebih banyak belajar langsung di lapangan,” ujarnya.
Menurut Teti, pendekatan praktik langsung (hands-on experience) akan membuka peluang kemandirian ekonomi bagi generasi muda. Ia menilai sektor seperti perikanan, pertanian, hingga peternakan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai basis usaha maupun UMKM.
“Banyak sekali peluang untuk masa depan anak-anak muda sekarang ini, mulai dari perikanan, pertanian, hingga peternakan. Ini bisa menjadi lapangan kerja baru sekaligus mendorong kemandirian,” jelasnya.
Komisi IX DPR RI pun berencana mendorong pembahasan lebih lanjut bersama Kemenaker dalam rapat kerja, agar program magang dapat lebih diarahkan pada praktik lapangan. Hal ini diharapkan dapat memperluas peluang kerja, sekaligus memperkuat sektor ekonomi berbasis potensi lokal di daerah.

