Dayadigital.id, Makassar – Ketua Indonesia Esports Association (IESPA) Sulawesi Selatan, M. Ikhsan Rabbani Irman Yasin Limpo, mengapresiasi penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 yang dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet esports sekaligus mendorong pemerataan perkembangan olahraga elektronik hingga ke berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Ikhsan, kehadiran kompetisi berskala nasional seperti Kapolri Cup menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem esports yang lebih inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan. Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan turnamen tersebut tidak terlepas dari visi besar kepengurusan Indonesia Esports Association (IESPA) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ibnu Riza yang terus mendorong pengembangan esports dari tingkat pusat hingga daerah.
Di tengah pesatnya pertumbuhan industri digital dan olahraga elektronik, kata Ikhsan, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang kompetisi yang mampu menjangkau seluruh wilayah, sehingga talenta-talenta muda dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menunjukkan kemampuannya.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya penyelenggaraan Kapolri Cup. Ajang ini menunjukkan bahwa esports Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih maju dan terstruktur. Kami juga melihat adanya komitmen besar dari IESPA Pusat di bawah kepemimpinan Ketum Ibnu Riza untuk memastikan pembinaan esports dapat dirasakan hingga ke daerah-daerah, sehingga semakin banyak talenta muda yang memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi,” ujar Ikhsan, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, pendekatan pembangunan esports yang mengedepankan pemerataan merupakan langkah penting untuk memperkuat daya saing Indonesia di masa depan. Pasalnya, banyak atlet potensial lahir dari daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap kompetisi maupun program pembinaan yang berkelanjutan.
Ia berharap Kapolri Cup dapat menjadi momentum penting bagi kebangkitan industri esports nasional, tidak hanya dari sisi prestasi olahraga, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, industri digital, serta pemberdayaan generasi muda.
“Kami berharap Kapolri Cup menjadi titik awal semakin luasnya pembinaan esports hingga ke pelosok Nusantara. Dengan dukungan berbagai pihak dan arah kebijakan yang kuat dari IESPA Pusat, kami optimistis akan lahir lebih banyak atlet berprestasi, komunitas yang berkembang, serta ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Lebih lanjut, Ikhsan menilai konsistensi IESPA dalam memperjuangkan pengakuan esports sebagai cabang olahraga prestasi telah memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pertumbuhan industri esports di Indonesia. Berbagai program pembinaan, kompetisi, serta penguatan organisasi yang terus dijalankan dari tingkat pusat hingga daerah dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun prestasi esports nasional.
Sebagai organisasi yang menaungi pembinaan esports di Sulawesi Selatan, IESPA Sulsel menyatakan siap mendukung berbagai program strategis yang diinisiasi oleh IESPA Pusat. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah, institusi negara, dunia pendidikan, komunitas, dan sektor swasta dalam mengembangkan ekosistem esports yang sehat dan produktif.
Dengan semakin banyaknya turnamen nasional yang menjangkau daerah, Ikhsan optimistis esports Indonesia akan tumbuh lebih merata dan mampu menjadi salah satu sektor unggulan yang tidak hanya melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ekonomi kreatif dan industri digital nasional.

