Pelatihan dan Sertifikasi UKBI, FSIKP UMI dan Alekawa LCC Jalin Kerja Sama

Dayadigital.id, Makassar – Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama Alekawa Language and Culture Center (LCC) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Rabu (8/7/2026).

Kolaborasi tersebut langsung diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Menghadirkan dua narasumber yakni, Direktur Alekawa LCC, Nur Rahmat Hidayat, M.Pd dan Marlinawati, S.Pd dari Instruktur Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua Program Studi PBSI UMI, Umar Mansyur M.Pd., mengatakan peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia menjadi kebutuhan mendasar bagi mahasiswa karena berkaitan langsung dengan kualitas akademik mereka.

“Tingkat kemampuan berbahasa dan literasi mahasiswa berkorelasi dengan kemampuan mereka dalam menyusun karya ilmiah maupun skripsi. Karena itu, kompetensi berbahasa Indonesia harus terus ditingkatkan,” ujar Umar.

Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menggaungkan Trigatra Bahasa sebagai semangat kebahasaan nasional.

“Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing. Trigatra Bahasa ini perlu terus kita gaungkan. Kami berharap materi yang disampaikan narasumber dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” katanya.

Dekan FSIKP UMI, Dr. Nurjannah Abna, menilai kerja sama dengan Alekawa LCC merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, penandatanganan PKS tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, melainkan harus diimplementasikan melalui berbagai program yang memberikan dampak nyata.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata bagaimana membumikan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sinergi antara Lembaga BIPA FSIKP dan Alekawa LCC harus diwujudkan melalui program-program konkret yang bermanfaat bagi dosen, mahasiswa, maupun masyarakat luas,” ujar Nurjannah.

Ia berharap pelatihan dan sertifikasi UKBI menjadi ruang bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi berbahasa, memperkuat budaya literasi, serta membangun kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah.

Pelatihan dan sertifikasi UKBI diikuti oleh sejumlah dosen dan mahasiswa FSIKP UMI. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai standar kemahiran berbahasa Indonesia sekaligus mengikuti pengukuran kompetensi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas literasi akademik di lingkungan kampus.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *