Ketua TP PKK Kota Makassar Nilai Perannya Vital dalam Pembinaan Keluarga dan Masyarakat

Dayadigital.id, Makassar – Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri Tabligh Akbar dan Pelantikan Imam Kelurahan se-Kota Makassar yang berlangsung di Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M. Jusuf, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran tokoh keagamaan sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya.

Sebanyak 153 Imam Kelurahan dikukuhkan dan dilantik dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas imam yang telah menjabat pada periode sebelumnya serta imam baru yang akan mengemban amanah untuk masa bakti 2026-2031.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar itu menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Makassar yang terus memberikan perhatian kepada para Imam Kelurahan, baik melalui pembinaan maupun dukungan terhadap kesejahteraan mereka.

Kata dia, imam memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menjadi figur yang dipercaya dalam kehidupan sosial maupun keagamaan.

“Imam Kelurahan bukan hanya memimpin ibadah, tetapi juga menjadi panutan dan penggerak nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Kehadiran mereka sangat penting dalam memperkuat pendidikan karakter, membangun keharmonisan lingkungan, serta mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan,” ujar Melinda.

Ia menilai penguatan peran Imam Kelurahan sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai moral, spiritual, dan kepedulian sosial.

Menurut Melinda, para imam memiliki kedekatan yang kuat dengan warga sehingga dapat menjadi jembatan dalam menyampaikan berbagai program pemerintah sekaligus membantu mengidentifikasi persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama.

“Imam adalah tokoh yang hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, mereka memiliki peran besar dalam membangun kesadaran sosial, mempererat silaturahmi antarwarga, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Melinda juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar yang memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada para Imam Kelurahan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian para imam yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Ia berharap para Imam Kelurahan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat pelayanan kepada umat.

Dengan dukungan yang diberikan pemerintah, para imam diharapkan mampu semakin optimal menjalankan tugasnya sebagai pembimbing, pemersatu, sekaligus mitra pembangunan di tingkat kelurahan.

“Kami berharap para Imam Kelurahan dapat terus menjadi teladan dalam akhlak, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” tutup Melinda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar, tokoh agama, mubalig, imam masjid, guru mengaji, serta para Imam Kelurahan se-Kota Makassar.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *