Bulan Bahasa 2026 FSIKP UMI Hadirkan Mahasiswa dari Lima Negara, Angkat Kekayaan Budaya Indonesia

Dayadigital.id, Makassar – Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) akan menghadirkan mahasiswa internasional dari lima negara, yakni Sudan, Palestina, Nigeria, Timor Leste, dan Yaman, dalam rangkaian kegiatan Peringatan Bulan Bahasa 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026, di Kampus UMI Makassar.

Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara tersebut menjadi salah satu daya tarik kegiatan yang mengangkat tema “Menggali Esensi Bahasa, Sastra, dan Budaya di Tengah Arus Percepatan Digital dan Krisis Refleksi.” Partisipasi mahasiswa internasional ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan bahasa, sastra, dan tradisi Indonesia kepada komunitas global.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa internasional akan berpartisipasi dalam sejumlah perlombaan yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia, di antaranya lomba membaca puisi, menyanyi lagu tradisional Indonesia, serta lomba membuat kue tradisional Indonesia.

Ketiga kategori lomba ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa internasional dalam mengenal dan mengapresiasi ekspresi sastra, seni musik, serta tradisi kuliner Nusantara. Melalui keterlibatan tersebut, Bulan Bahasa tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan bahasa, tetapi juga menjadi wahana pertukaran budaya yang mempertemukan peserta dari latar belakang bangsa dan budaya yang beragam.

Dua Penerima Beasiswa KNB 2026 Turut Berpartisipasi

Hal menarik lainnya, dua mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini merupakan awardee atau penerima Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Tahun 2026, program beasiswa penuh (fully funded) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Keikutsertaan penerima beasiswa KNB tersebut menjadi bagian dari pengalaman akademik dan kebudayaan yang mempertemukan mahasiswa internasional dengan kekayaan tradisi Indonesia. Selain menjalani pendidikan di Indonesia, mereka juga memperoleh kesempatan untuk mengenal bahasa, seni, dan budaya masyarakat Indonesia melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan kampus.

Partisipasi mahasiswa internasional ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembelajaran bahasa dan budaya dapat berlangsung secara langsung melalui pengalaman, interaksi, dan praktik seni. Puisi menjadi media untuk memahami ekspresi sastra, lagu tradisional memperkenalkan kekayaan musikal Nusantara, sedangkan kuliner tradisional membuka ruang pengenalan terhadap warisan budaya Indonesia melalui cita rasa dan proses pembuatannya.

Bulan Bahasa sebagai Ruang Pertukaran Budaya Internasional

Peringatan Bulan Bahasa 2026 FSIKP UMI juga dirangkai dengan sejumlah agenda lain, antara lain Seminar Internasional, Festival Handai UMI, Pelatihan Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), kegiatan Gaukang, penandatanganan kerja sama, serta sosialisasi UKBI Adaptif.

Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan upaya menghadirkan Bulan Bahasa sebagai agenda akademik dan kebudayaan yang tidak terbatas pada perayaan bahasa Indonesia, tetapi juga mendorong penguatan literasi, pengembangan kompetensi kebahasaan, dan perluasan jejaring internasional.

Melalui keterlibatan mahasiswa dari Sudan, Palestina, Nigeria, Timor Leste, dan Yaman, FSIKP UMI diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang dialog lintas bangsa. Bahasa, sastra, seni, dan kuliner menjadi medium yang mendekatkan masyarakat dari berbagai negara sekaligus memperkenalkan identitas budaya Indonesia kepada dunia.

Peringatan Bulan Bahasa 2026 FSIKP UMI diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra, memperluas apresiasi terhadap budaya Indonesia, serta membangun hubungan antarbudaya yang lebih erat di lingkungan akademik internasional.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *