Dayadigital.id, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, memimpin langsung penerimaan aspirasi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar di Kantor DPRD Kota Makassar. Pertemuan tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas pernyataan sikap HMI terkait urgensi transformasi pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk sektor pendidikan di Kota Makassar.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, mahasiswa HMI menyampaikan sejumlah persoalan pendidikan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan sektor swasta. Salah satu sorotan utama adalah pentingnya optimalisasi dana CSR perusahaan agar lebih tepat sasaran dalam mendukung pendidikan masyarakat.
HMI juga menyampaikan lima poin tuntutan utama, di antaranya desakan untuk melakukan audit terhadap perusahaan yang dinilai belum memberikan kontribusi nyata terhadap sektor pendidikan. Selain itu, mahasiswa juga meminta adanya langkah konkret dalam menuntaskan angka anak putus sekolah di Kota Makassar.
Tak hanya itu, isu transparansi anggaran pendidikan turut menjadi perhatian. HMI mendesak adanya reformulasi kebijakan anggaran pendidikan serta transparansi dari Dewan Penanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan dalam pengelolaan dan penyaluran dana CSR.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kota Makassar menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti tuntutan mahasiswa melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama unsur terkait. DPRD berkomitmen menghadirkan solusi teknis yang dapat menjawab berbagai persoalan yang disampaikan.
Supratman menegaskan bahwa aspirasi mahasiswa akan menjadi perhatian serius DPRD Kota Makassar. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan sektor swasta sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan di Kota Makassar.
“Kami akan mengkaji lebih mendalam bersama dinas terkait dan pihak swasta agar pengelolaan CSR benar-benar memberi dampak nyata bagi dunia pendidikan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh semangat kolaborasi sebagai bagian dari upaya memperkuat peran seluruh elemen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

