IKA FSIKP UMI Gelar Silatnas dan Muskom, Perkuat Jejaring Alumni untuk Kemajuan Almamater

Dayadigital.id, Makassar — Ikatan Alumni Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (IKA FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) yang dirangkaikan dengan Musyawarah Komisariat (Muskom) di Auditorium Al-Jibra Kampus II UMI, Sabtu (30/5/2026).

Mengusung tema “Terhubung, Berkarya, Berdampak”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran alumni dalam mendukung kemajuan almamater.

Ratusan alumni dari berbagai angkatan hadir dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Mei 2026. Selain menjadi ajang temu alumni, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi melalui pelaksanaan Musyawarah Komisariat.

Ketua Panitia, Harun, mengungkapkan bahwa Silatnas dan Muskom merupakan agenda strategis dalam memperkuat hubungan antarsesama alumni sekaligus melakukan regenerasi dan restrukturisasi organisasi.

“Alhamdulillah, tadi teman-teman panitia melaporkan bahwa yang terregistrasi untuk mengikuti kegiatan Silatnas dan Muskom ini sudah mencapai 255 orang,” ujarnya.

Menurut Harun, Muskom memiliki peran penting sebagai forum demokratis untuk menentukan arah organisasi ke depan melalui pemilihan kepengurusan serta penyusunan program kerja yang lebih progresif dan berdampak.

“Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya Musyawarah Komisariat dan Silaturahmi Nasional ini,” katanya.

Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH., menyampaikan bahwa pertemuan alumni selalu menghadirkan kenangan sekaligus menjadi ruang strategis untuk memperkuat kontribusi bagi kampus dan masyarakat.

“Ketika alumni berkumpul, yang hadir biasanya bukan hanya wajah-wajah lama, tetapi juga kenangan lama. Ada yang dulu aktif berorganisasi, sekarang aktif membina masyarakat,” tuturnya.

Menurut Prof Hambali, kekuatan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur dan teknologi, tetapi juga oleh kontribusi para alumninya di berbagai bidang kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan berbagai transformasi yang tengah dilakukan UMI menjelang usia ke-72 tahun. Transformasi itu mencakup penguatan akademik, digitalisasi, karakter, hingga reputasi global.

“UMI sedang menyiapkan diri menjadi kampus masa depan yang memadukan keunggulan ilmu pengetahuan, kecerdasan digital, nilai-nilai keislaman, dan penguatan karakter. Kampus yang modern tetapi tetap membumi, digital namun tetap humanis,” jelasnya.

Dekan FSIKP UMI, Dr. Nurjannah Abna, menegaskan bahwa Silatnas dan Muskom bukan sekadar ajang reuni, tetapi forum strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat jejaring alumni.

Menurutnya, tema “Terhubung, Berkarya, Berdampak” sangat relevan dengan tantangan zaman. Terhubung berarti menjaga ikatan emosional, intelektual, dan profesional antara alumni, fakultas, mahasiswa, dan masyarakat.

“Berkarya mencerminkan kiprah alumni sebagai pencipta gagasan dan penggerak perubahan, sedangkan berdampak menegaskan pentingnya menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan institusi,” ujarnya.

Nurjannah menambahkan, alumni merupakan kekuatan strategis yang turut menentukan reputasi fakultas melalui kiprah dan kontribusi mereka di tengah masyarakat.

Karena itu, alumni diharapkan terus mengambil peran dalam penguatan jejaring profesional, pengembangan akademik, kolaborasi penelitian, pengabdian masyarakat, hingga menjadi mentor bagi mahasiswa.

“Musyawarah Komisariat hari ini menjadi momentum konsolidasi organisasi alumni agar semakin solid, adaptif, dan progresif. Kami berharap Muskom ini melahirkan kepengurusan yang amanah, program kerja yang realistis dan berdampak, serta memperkuat hubungan kelembagaan antara alumni dan fakultas,” tutupnya.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *