Dayadigital.id, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri sidang senat akademik dalam rangka pidato pengukuhan dan penerimaan anggota dewan profesor Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (25/05/2026).
Munafri hadir memenuhi undangan pengukuhan dua guru besar Fakultas Teknologi Pertanian, yakni Adiansyah Syarifuddin dan Andi Nur Faidah Rahman.
Kehadiran orang nomor satu Makassar ini sekaligus menunjukkan bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap penguatan riset dan inovasi di bidang teknologi pangan. Karena memiliki dampak langsung terhadap ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, hingga isu lingkungan berkelanjutan.
Dalam pidato ilmiahnya, Prof. Andi Nur Faidah Rahman memaparkan penerapan teknologi pascapanen beras sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan mutu, nilai ekonomi, kesejahteraan pangan, dan kesehatan masyarakat.
“Penelitian ini bermanfaat untuk mendukung program pemerintah dalam penerapan program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Makassar atas kehadirannya,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Adiansyah Syarifuddin memaparkan hasil penelitiannya terkait edible packaging atau kemasan pangan yang dapat dimakan dan ramah lingkungan sebagai solusi pengganti plastik konvensional.
Inovasi tersebut menghadirkan konsep kemasan produk yang aman bagi manusia, mudah terurai, dan berkelanjutan sehingga dinilai mampu menjawab tantangan pencemaran lingkungan akibat limbah plastik.
Usai pemaparan ilmiah mereka, Munafri menyampaikan ucapan selamat kepada kedua guru besar sekaligus mengapresiasi kontribusi riset dan inovasi mereka. Munafri menggaris bawahi inovasi tersebut relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pangan sehat.
“Selamat kepada Prof. Adiansyah Syarifuddin dan Prof. Andi Nur Faidah Rahman atas pengukuhan sebagai Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin,” ujarnya.
Lanjut, Wali Kota yang akrab disapa Appi menilai hasil-hasil penelitian dari perguruan tinggi sangat penting untuk lahir menjadi produk nyata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan dan pengurangan sampah plastik di perkotaan.
“Dari Fakultas Teknologi Pertanian, yang memang memberikan ilmu yang sangat relevan dipakai di zaman sekarang. Ini betul-betul memberikan inovasi yang sangat baik. Jadi, kita berharap ini tidak hanya berhenti di sini, tapi bisa diproduksi secara massal,” harapnya.

